FEEDBACK OSCE KOMPREHENSIF PROFESI DOKTER 2026 TA 2025/2026
20 Agustus 202621711139
| Station | Feedback |
|---|---|
| STASION GAWAT DARURAT | Primary survey DRS/SRS dulu ya, respon tidak pasien nya, baru CAB secara simultan ya. Irama pada kegawatan jantung diperhatikan lagi ya, algoritma sudah benar, runtut. tatalaksana sudah baik. |
| STATION GASTRO, HEPATOBILIER & PANKREAS | GCS yang benar hanya E, tdk memeriksa TTV, neurologis, generalis hanya cek trauma sj. tourniquet kejauhan kok di lengan atas? IV cath harusnya masuk semua ke bwh kulit ya jangan ada yang tampak dipermukaan, perhitungan kebutuhan cairan salah, pemberian insulin subkutan? bukan bolus ya?? monitoring?? |
| STATION KEGAWATAN RESPIRASI | Belum memberikan oksigenasi dari awal. tTdak memposisikan setengah duduk. Nebulisasinya sebaiknya dengan sungkup agar obat lebih banyak yang masuk, bisa disertai dengan oksigenasi nasal kanul. Sudah memberikan injeksi Methylprednisolon intravena, namun belum menjelaskan perlunya iv line. Sudah memposisikan setengah duduk, namun tidak dari awal. Belum memeriksa suhu dan tekanan darah serta GCS. Belum mengevaluasi hasil pemberian obat/tindakan. Sudah berhasil melakukan pungsi vena. Sudah mengusulkan darah lengkap dan AGD. Interpretasi AGD sudah mendekati benar. Interpretasi elektrolit benar. Interpretasi darah lengkap kurang tepat. Belum mengusulkan Rontgen thorax maupun spirometri. |
| STATION Kegawatan: NEUROTRAUMA | Diagnosis belum tepat sekali untuk maxilo facial trauma, gcs tidak diperhatikan untuk cedera kepala.. waktu habis, ga sempat edukasi ke pasien, dx belum tepat, tatalskana jadi ga sesuai |
| STATION LAYANAN PRIMER 1 | Ax ckp lengkap, px fisik krg tidak antropometri blm,penunjang OK, dx krg sesuai, pasien dibiarkan di tempat tidur sp selesai, tdk edukasi |
| STATION Pemeriksaan istito ah (embarkasi) | Anamnesis sudah baik dan mengarah. Pem fisik: pelajari kembali gambaran klinis dari penyakit mata karena interpretasi dari gambaran klinis tidak lengkap. Pelajari pemeriksaan penunjang apa saja yang dapat dilakukan pada kasus mata untuk menegakan diagnosis. Interpretasi itu menarik kesimpulan dari hasil yang didapatkan, bukan dibacakan lagi hasilnya ya mbak. Diagnosis penyakit tidak tepat. Status laik terbang sudah sesuai |