FEEDBACK OSCE KOMPREHENSIF PROFESI DOKTER 2026 TA 2025/2026
20 Agustus 202620711166
| Station | Feedback |
|---|---|
| STASION GAWAT DARURAT | Inisial assesment kurang Eksposure. diagnosis kerja masih salah. pemeriksaan penunjang sudah benar, terapi farmakologi kegawatdaruratan masih salah. komunikasi ke pengantar dan pasien masih sangat minimal. |
| STATION GASTRO, HEPATOBILIER & PANKREAS | Initial assesment diperhatikan poin apa yg perlu dicek yaa, perhatikan algoritma penanganan kejang dan dosisnya yaa dek. Pemeriksaan fisik dilengkapi yaa dek, untuk prosedur pungsi vena pastikan dahulu lokasi abru ditusuk supaya tdk berulang ulang yaa, kasian pasiennya sakit. kejang tonic clonic karena hiperglikemia, dipelajari lagi dx yang lengkap yaa |
| STATION KEGAWATAN RESPIRASI | jangan lupa IC secara lisan pada keluarga pasien jika akan melakukan tindakan pada pasien ya. px penunjang hanya menyebutkan 2 namun hanya 1 yang benar interpretasinya. dx kurang tepat |
| STATION Kegawatan: NEUROTRAUMA | |
| STATION LAYANAN PRIMER 1 | Ax: RPS tidak cukup tergali, hal2 yg relevan tdk ditanyakan, RPD cukup, kebiasaan cukup, RPK tdk tergali. Px fisik: TTV, BB, toraks inspeksi, palpasi (fremitus), perkusi (mencari batas jantung), auskultasi. Tdk interpretasi. Penunjang: EKG (LVH, ), profil lipid (hiperkolesterolemia), GDS (DM tanpa ax trias DM), Ro toraks (kardiomegali tanpa diukur). Dx: tdk istitoah. Habis waktu. |
| STATION Pemeriksaan istito ah (embarkasi) | "Dhaning. Anamnesis: pertanyaan bisa lebih sistematis lagi, alhamdulillah berhasil menggali anamnesis sistem yang relevan, sudah baik), lain-lain cukup| Pemeriksaan fisik: belum cek KU, biasakan selalu antropometri ya dek, urutan thoraks dan abdomen sudah benar | Pemeriksaan status lokalis: mohon lebih hati-hati dalam membaca soal ya, biasakan meminta pasien menarik napas sebelum memasukkan jari, dahulukan dengan inspeksi ya. Masih terlihat bingung mau mencari apa saja saja saat RT | Pemeriksaan penunjang: pemilihan 1 ok, kurang untuk dd lemasnya , interpretasi : ok | Diagnosis : grade belum tepat, diagnosis akhir rasanya kurang yaa, biasakan masukkan diagnosis kausatif yang grade itu tadi | Status layak terbang : cukup, sebutkan juga kalau “ditunda” ya | Edukasi berdasarkan kondisi istitho’ah : sudah menyebutkan terapi dan rujukan dengan baik, bisa dilengkapi lagi dengan fakta bahwasanya bapak ini bisa saja kemungkinan beda kloter ya, sambung rasa bisa lebih diusahakan lagi karena pasien mungkin sedih lho karena ditunda hajinya| |