FEEDBACK OSCE Ketrampilan Medik SMT 4 TA 2025/2026
15 Agustus 202624711109
| Station | Feedback |
|---|---|
| IPM 1 SISTEM DARAH & INFEKSI 1 | Anamnesis: masih kurang lengkap ya dek, ada beberapa informasi yang belum tergali ya dek. gejala penyerta terutama yang bisa mendukung diagnosis atau menyingkirkan DD perlu digali lebih dalam ya dek, baisakan anamnesis sistem ya dek. Kemudian karena ini IPM lakukan sesuai perintah, dan seprofesional mungkin terhadap pasien ya dek, angap sudah menjadi dokter, jadi tidak perlu izin penguji kalau mau pemeriksaan fisik yaa dek. Px. fisik: perkusi thorax orientasi paru juga ya dek. Perkusi abdomen, orientasi juga yaa dek. Jangan lupa saat pemeriksaan ekstremitas, cari petekienya juga yaa dek. Px penunjang: kehabisan waktu hati hati manajemen waktunya dek. belum sempat mengusulkan. Diagnosis kerja: kurang lengkap, belum ada derajatnya dan statusnya hati hati yaa. Diagnosis banding: salah satunya bener, tapi yang lain terlalu jauh ya dek. hati hati. Belajar lagi aya dek, terutama manajemen waktunya yaa. |
| IPM 2 SISTEM DARAH & INFEKSI 2 | saat memasang infus set - three way - cairan kurang lancar dikit ya karena lupa lepas penutup 3way, torniquet segera dilepas setelah ada aliran darah ya jangan ditunggu sampe semua selesai, rapikan kembali alat setelah digunakan |
| IPM 3 SISTEM KARDIO RESPI 1 | tdk cek kesadaran, HT grade 3 itu berdasarkan guide line yg mana?? px fisik: tdk sistematis, setelah perkusi baru palpasi?, perkusi paru tdk dilakukan, palpasi.orientasi dan katub tdk diakukan, tdk auskultasi katub jantung, tdk cek odem ekstremitas. ekg interpretasi bbrp ada LBB, stemi? ro thoraks ada air bronkogram k infiltrat?? itu gak ada sama sekali loh dik, dx jadi PPOK? dd gagal jantung akut gak linear dengan pemeriksaan, penunjang dll, |
| IPM 5 MATA | ax: kebiasaan terkait faktor risiko kelainan mata ada yg belum ditanyakan (pemakaian soft lens), gunakan bahasa umum untuk berkomunikasi dengan pasien,px: tidak merencanakan pemeriksaan fluoresensi, jarak duduk saat px senllen tidak tepat, dx: uveitis tidak sesuai,obat tidak tepat, tidak ada rencana rujukan ke spesilais mata, edukasi belum diberikan |
| IPM 6 THT | Ax: keluhan lain yang relevan dengan nyeri tenggorokan sebaiknya ditanyakan. Px: posisi duduk dibuat menyilang dengan pasien ya. pelajari kembali ya cara menggunakan head lamp. Dx; kurang tepat pada pasien ini coba cek kembali hasil pemeriksaan fisiknya. Tx: Pemilihan antibiotik sudah tepat namun sebaiknya diberikan antara 6-10 hari kalau Evana hanya memberikan 10 tablet tentu kurang |
| IPM 7 THT (Telinga) | Ax sudah baik, RPD lebih lengkap yah kaya punya DM gak // Px fisik biasakan cek ku ttv dulu ya, megang otoskop kurang tepat ya, yg kanan baru pakai spekulum lupa ga pake otoskop yah // Dx sudah baik // Tx jgn lupa biasakan tanya alerginya ya, Dosisnya kuran gtepat // Overall sudah cukup ya |
| IPM 8 SISTEM RESPI | anamnesis redflagnya masih kurang terkait kondisi pasien dan lingkunganya yang khas dari kasus, penunjang baru 1 (itu juga sbenarnya namanya kurang tepat baru bilang "tes cepat TB"), diagnosa kurang lengkap, jumlah obat kurang sesuai, simptomatis bisa diberikan |
| IPM 9 RJP | Survey primer kurang lengkap (look, listen, feel), saat recovery position, pasien belum sadar, jadi tidak bisa diajak bicara |
| STATION IPM 4 SISTEM KARDIO RESPI 2 | IC: IC belum lengkap (resikonya apa saja?) || Persiapan: Persiapan diri baik. Persiapan pasien baik. Persiapan alat kurang baik (Sumber oksigen belum disiapkan. Ambubag hanya disambungkan dengan selang tanpa ke sumber oksigen. || Prosedur: Cara pemasangan OPA belum tepat. CE clamp belum tepat (Kenapa selangnya km pegangin? Jadi menghalangi CE clamp mu). Preoksigenasi belum tepat (Pasien masih belum layak ET tetapi sudah dilakukan pemasangan ET). Handling laringoskop diawal sempat salah, berikutnya masih kurang tepat (jangan dicungkit ya, gigi patah 1). Handling ET belum tepat (Ingat, no hole no intubation). Pemasangan ET agak struggling karena non-visualized plica vocalis. Evaluasi pemasangan ET belum tepat. fiksasi internal belum dilakukan. fiksasi eksternal kurang tepat (Saat fiksasi, ambubag jangan dilepas. Nafas pasien darimana dong?) || Professionalisme: Jika ingin mengulang, ulangi dari preoksigenasi ya. Belajar lagi ya. Banyak step krusial yang masih belum tepat, termasuk persiapan alat laringoskop. Ingat kesempatan pasien untuk selamat ada di tanganmu. |