FEEDBACK OSCE Keterampilan Medik SEMESTER 2 TA 2025/2026
30 Juli 202625711227
| Station | Feedback |
|---|---|
| FISIK THORAX | Persiapan: ok. Thorax posterior: inspeksi baik. cara palpasi perbaiki lagi yah dek. fremitus taktil sebaiknya merasakan getaran paru dengan dasar telapak tangan, bukan dengan ujung jari. perkusi perbaiki lagi ya tekniknya, karena suaranya kecil sekali hampir tidak terdengar. auskultasi sebaiknya minta pasienn untuk tarik napas biasa saja, tidak perlu dalam2. Thorax anterior: inspeksi cukup, cara palpasi orientasi perbaiki lagi. fremitus taktil sebaiknya merasakan getaran paru dengan dasar telapak tangan, bukan dengan ujung jari. lokasi ictus cordis kurang tepat saat dilakukan palpasi. perkusi batas paru hepar tidak tepat. batas2 jantung tidak tepat karena cara perkusi belum benar dan suaranya terlalu pelan. cara perkusi kenapa dialasi pakai jari manis dek? seharusnya dialasi dengan jari tengah yaa. auskultasi: lokasi auskultasi ictus cordis kurang tepat. kalau belum yakin dimana, cari SIC nya dulu betul2 yah dek. jika mau mencari ada tidaknya pulsus paradoxus, raba lah nadi radialis ya, bukan ulnaris. |
| PEMASANGAN EKG | Persiapan pasien dan pemeriksa: lengkap |Persiapan alat: lengkap |Pemasangan dan pelepasan EKG: saran untuk penempelan kabel dengan elektroda bisa lebih mudah jika elektroda di lekatkan ke tubuh dahullu baru disambung dengan kabel, peletakan V4 harus diperhatikan lagi ya|Komunikasi: baik |Profesional: hati-hati ketika melepas elektroda dari tubuh pasien yaa, harus memperhatikan kenyamanan pasien |
| PEMASANGAN KATETER URIN | PEMASANGAN KATETER PRIA. Persiapan alat= ok ; Persiapan pasien= ok ; Persiapan sebelum pemasangan= teknik desinfeksi kurang tepat ; Pemasangan kateter= jangan lupa selalu pakai pinset ya saat memasukkan selang kateter. pakai spuit 10 cc ya saat melakukan fiksasi kateter. jangan lupa tutup OUE dengan kasa dan povidon iodin ; Komunikasi= edukasi kurang lengkap ; Profesionalisme= ok |
| PEMERIKSAAN ABDOMEN | persiapan dah ok, insoeksi lengkap, auskultasi secara umum dan sesuai, hanya untuk auskultasi bising a. femoral dan iliaca, renal kurang sesuai lokasinya terlalu ke atas ( a. iliaca kok setinggi umbilicus), posisi kaki pasien tdk diposisikan rilek dgn bantal sejak awal, perkusi sdh sesuai, untuk palpasi belum lengkap, tdk melakukan palpasi renal d, kiean dan ketok ginjal |
| PEMERIKSAAN GINEKOLOGI | Informed consent : oke. Persiapan pasien : jgn lupa pasiennya diminta utk mengosongkan kandung kemih dlu ya mba. Inspeksi : mons, lab mayor minor, klitoris, komisura --> introitus vaginanya bagaimana?. Palpasi oke, namun jangan dialasi dengan duk steril ya mba, kan udah dilakukan toilet vulva langsung aja palpasi tanpa dialasi. Inspekulo : oke. hati2 mengeluarkan spekulum yaa, ditarik dlu 2/3 jangan lupa dimiringkan sesuai arah introitusnya yaa saat mengeluarkan --> posisi saat dikeluarkan keliru. Bimanual : INGAT saat memasukkan jari, tangan kirinya pemeriksa ga nganggur ya. Posisi pemeriksa sebaiknya berdiri ya mba supaya lbh nyaman dan mudah pemeriksanya saat tangan kiri harus melakukan penekanan di sepanjang area suprapubik. |
| PEMERIKSAAN LEHER | sudah cukup baik ditutup dengan hamdalah |
| PEMERIKSAAN PAYUDARA | secara umum baik, namin palpasi kurang teliti dan belum melaporkan benjolan, |
| PENGECATAN GRAM/ZN | Belum menyebutkan tujuan pengecatan. Yang lain baik |
| PERMERIKSAAN ANTROPOMETRI | pengukuran TB sebaiknya menggunakan balok pengukur yang sudah tersedia didinding, bukan dengan digital informed consent dan komunikasi cukup baik, prosedur px lain sesuai dan cukup baik |