Sistem Nilai Ujian OSCE - 25711206

FEEDBACK OSCE Keterampilan Medik SEMESTER 2 TA 2025/2026

30 Juli 2026

25711206

Station Feedback
FISIK THORAX IC/persiapan: jgn lupa cek alat nya dulu saat persiapan, IC sdh sesuai, px thorax posterior saat menentukan batas pengembangan paru perintahnya bukan "bernapas bapak" tetapi "tarik napas bapak ditahan sebentar" , karena kalao bernapas itu membuat bingung pasiennya. lokasi auskultasi posterior sama dengan perkusinya ya.. px thorax anterior : perkusi paru secara keseluruhan dulu, lalu baru perkusi batas paru-hepar, baru lanjut ke batas-batas jantung ya.. inspeksi jantung: jgn lupa cek isctus cordis terlihat/tidak, auskultasi jantung tdk hanya katup jantung ya, cek di awal itu di apex jantung, nilai S1-S2 dengan bandingkan ke nadi a.radialis , baru setelah itu nilai katup yg lain nilai ada bising/kelainan lain,
PEMASANGAN EKG jangan lupa edukasi pasien selama perekaman harusnya tdk banyak bergerak dan bernafas biasa, untuk lembar EKG jangan lupa catat nama pasien, nomor rekam medik, tanggal dan jam saat melakukan perekaman EKG.
PEMASANGAN KATETER URIN sudah IC, Persiapan sebelum pemasangan kateter sudah dilakukan dengan baik, pemasangan kateter juga sudah dilakukan sudah baik, namun waktu habis dan pasien belum diedukasi dengan lengkap.
PEMERIKSAAN ABDOMEN Persiapan pasien: jangan lupa pastikan pasien sudah BAK yaa dek. Inspeksi: kurang elngkap ya dek, periksa semua regio juga, termasuk regio suprapubik harus kamu periksa ya dek, yang dicari apa. Auskultasi: oke. Perkusi dan palpasi terbalik urutannya. sesudah auskultasi kok langsung palpasi dek?? hati hati yaa dek. Palpasi aorta abdominalis kok disuruh tarik napas kenapa dek? kemudian kok yang ditanya nyeri tekan? hati ahti yaa, aorta abdominalis dipalpasi karena apa yaa. Belajar lagi yaaa. Palpasi lien tidak hanya menangkap saja, tapi perlu mencari schuffnernya ya dek. Lebih teliti lagi yaa. Perkusi: harusnya perkusi orientasi dulu ya dek, jangan buru2 batas paru hepar dek. Cara perkusi batas hepar kiri belum benar ya dek. Harusnya startnya dari processus xyphoideus bukan dari parasternalis. Hati ahti yaa, belajar lagi yaa. Komunikasi: hati hati hindari pakai bahasa medis di depan pasien, misal, hasil auskultasi normal ya pak, peristaltik ususnya gini ya pak. hati hati bahasa ini bukan bahasa awam yaa dek. Pelajri lagi yaa. Belum melakukan pemeriksaan ketok ginjal, hati hati yaa. lebih teliti lagi. Detik detik waktu habis, abru ingat perkusi orientasi, ahti ahti yaa dek, lebih teliti lagii.
PEMERIKSAAN GINEKOLOGI IC : Ok PERSIAPAN PASIEN, ALAT, DAN PEMERIKSA : persiapan pasien ok, persiapan alat ok, persiapan pemeriksa ok PX INSPEKSI DAN PALPASI : inspeksi ok, palpasi belum dilakukan PX INSPEKULO : belum pasang duk steril saat memasang spekulum, Alhamdulillah akhirnya ingat walau saat spekulum sudah terpasang PELAPORAN : Ok PX BIMANUAL : belum selesai karena waktu habis baru sampai dinding vagina dan serviks KOMUNIKASi : Ok PROFESIONALISME : Ok
PEMERIKSAAN LEHER IC baik, inspeksi= pencahayaan tangensial saat menelan sudah disusulkan, palpasi lobus lateral tsudah dissulkan, palpasi lnn pre retro dan occipital kurang tepat, jangan hanya dipegang, tekanan bisa ditambah, lebih baik gunakan teknik memutar dengan sedikit tekanan agar limfadenopati ukuran kecil teraba, lnn tonsilaris, submandibularis dan submental kepala pasien agak ekstensi. bapak siapa nama pasiennya? auskultasi belum dilakukan.
PEMERIKSAAN PAYUDARA CALISTA= IC cukup, persiapan pasien dan pemeriksa cukup. INSPEKSI= sebaiknya perhatian dari berbagia angel pov ya, PALPASI= PAYUDARA= sudah melakukan pemeriksaan dan menemukan massa sudah menginterpretasikan. LIMFONODI= sudah dilakukan dan menjaga kenyamanan pasien. , namun bekum meminta pasien uuntuk mengangakat tangan saat pemeriksaan.Perhatikan lagi cara inspeksi dan posisi pemeriksaan palpasi payudara.
PENGECATAN GRAM/ZN tujuan kurang lengkap, ppersiapan alat ada yg kurang, langkah pengecatan ZNA salah ya kalo dibilas dulu baru dipanaskan sampai menguap-ntar spesimennya rusak dong-harusnya diulang dari pengambilan spesimen lagi
PERMERIKSAAN ANTROPOMETRI 1. Informed consent sudah dilakukan. 2. Persiapan pasien dan alat: oke sudah meminta pasien untuk melepas alas kaki. sudah menyiapkan alat dengan baik. 3. Tinggi badan: oke sudah memposisikan pasien dengan baik. 4. Lingkar leher: oke sudah melakukan pengukuran tepat yaitu di bawah jakun/penonjolan laring. 5. Lingkar betis: Oke sudah meminta pasien untuk duduk dan mengukur pada lingkar terluar betis. 6. Lingkar lengan atas: oke sudah dilakukan pada lengan yang tidak dominan dan menentukan titik tengah antara akromion dan olekranon. 7. Kekuatan genggam tangan: oke sudah melakukan pengukuran dengan benar sebanyak 2x jeda 1 menit dan diambil rata-ratanya.
Download PDF