Sistem Nilai Ujian OSCE - 22711206

FEEDBACK OSCE SEMESTER 7 TA 2025/2026

04 Februari 2026

22711206

Station Feedback
IPM 1 KARDIOVASKULAR Pemeriksaan fisik bisa menemukan adanya urtikaria dan syok. Bagus, namun pemeriksaan kurang lengkap. Injeksi Adrenalin cukup 0,5 ml ya. Injeksi intramuskular sudah tepat. Tenik injkesi sudah benar. Pemeriksaan CBC sudah benar beserta interpretasinya. Rontgen thorax interpretasikurang tepat, khususnya pada corakan bronkhovaskeler seharusnya normal.. Interpretasi EKG kurang tepat ya, bukan dalam batas norfmal tedtapi sinus takhikardi.
IPM 10 GASTROINTESTINAL px fisik belum lengkap dan kurang mengarah ke dx, dx salah (app), pemasangan infus sudah berhasilmtp mohon diperhatikan saat pemasangan abocath, masih belum lege artis, edukasi kurang sesuai kasus, perhitungan cairan belum dilakukan
IPM 11 SISTEM ENDOKRIN, METABOLIK DAN NUTRISI Ax: ok, px fisik kurang lengkap baggy pants tidak dicari, dx dan dd kurang lengkap, tata laksana fase stabilisasi hanya 2 poin dari 3 dan kurang detil, komunikasi ok, edukasi harusnya tidak perlu opname , rawat jalan saja tapi kontrol rutin tiap hari
IPM 12 REPRODUKSI Anamnesis cukup lengkap, interpretasi px fisik dan obstetri baik, perhitungan UK/ trimester kurang tepat. diagnosis utama belum lengkap (status kehamilan, usia kehamilan), rasionalisasi penegakan diagnosis belum tepat karena penunjang tidak mengarah ke klasifikasi perberatan (yg diusulkan HCG, USG, elektrolit) dan interpretasi CBC kurang teliti.
IPM 2 SISTEM RESPIRASI Anamnesis: Faktor pencetus belum spesifik tergali, paparan di lokasi kerja lebih dikejar lagi, tapi yang lain sudah lengkap. //Px Fisik: Interpretasi lengkap termasuk derajat obesitas. //Px Penunjang: Sudah mengajukan 3 pemeriksaan penunjang dengan benar. //Dx dan Dx banding: Dx kerja derajat belum sesuai, dx terkait BMI belum muncul, dx banding sesuai. //Rasionalisasi data klinis: //Komunikasi Edukasi:
IPM 3 INDERA - MATA diagnosis kerja belum sesuai karena diagnosis banding menjadi diagnosis kerja, diagnosis banding benar 1, penulisan resep untuk obat tetes mata belum tepat frekuensi dan tetesannya
IPM 4 HEMATOINFEKSI Ax: tdk cukup mengeksplorasi keluhan2 penyerta. Px Fisik: sebenarnya sistematis, akan tetapi blm nampak apa yg sebenarnya mau dicari atau dikonfirmasi. Tanda2 ke arah DD yg ditemukan hanya fokus pada ekstremitas saja. Keteritinggalan gerak yang ditemukan pada thoraks disampaikan diduga ke arah TB paru karena tinggal di daerah padat. DD: DBD, DSS, TB. Jangan lupa ya, Mas, bhw kondisi seperti ini atau syok tdk melulu karena muntah2 akan tetapi juga jangan dilupakan adanya kemungkinan kebocoran plasma, perdarahan, dsb. PP: CBC (liat Hb Hmt dan leukositosis), Ro thoraks (memastikan TB paru), Analisis gas darah (Liat apakah ada hiperkapnea dll)
IPM 5 GINJAL DAN SALURAN KEMIH Ax: penggalian sifat/karakter KU nya masih kurang, begitu juga penggalian fc risiko dari habit dan RPD. Px fisik: untuk evaluasi regio abdomen belum lengkap, termasuk belum periksa palpasi ginjal. Px penunjang: yang disebutkan DL, urinalisis dan BNO, dengan interpretasi sebagian sudah benar, hanya saja itu bukan hiperlusen ya, bayangannya kan putih to?Tx: kekuatan obat nya salah, tidakada sediaanya yang 15 mg.
IPM 6 SISTEM INTEGUMENTUM Px st DV perlu menggunakan penerangan yang memadai, perhatikan istilah UKK yang benar, dan lup, px penunjang, kenali lagi pewarnaan dan bentuk bakteri, diagnosis jangan hafalan aja , tx sesuaikan
IPM 7 SARAF Ilham AX=pengalian data cukup baik sudah menanyakan ku, onset, RPD, RPK, untuk perjalan penyakit kurang digali terutama pada apa yang menyertai kondisi saat ini, over all cukup untuk memandu ke diagnosis. //PX NEUROLOGIS=-GCS=baik- RF= baik-RP=baik- N.C= tidak diperiksa- Meningeal sign= pemeriksaan kaku kuduk dilakukan, kerning lakukakan bilateral ya dek- motorik= tidak diperiksa//PP=ct scan//DX DAN DX PENYERTA=meningoenchephalitis ( kurang sesaui dengan kondisi pasien dari data Ax, Px dan PP). Baca soalnya ya untuk perintahnhya adalah Diagnosis Utama dan penyerta bukan diagnosis banding//TX=Mannitol 20% IV line ---> dosisnya belum di sertakan --> pemilihan terapi sesuai dengan alasan yang sesuai //Terimakasih sudah belajar^_^--
IPM 8 MUSKULOSKELETAL Px fisik: Kurang lengkap --> "look" tidak mencari swelling, "feel" tidak mengecek neurovaskular, "movement" tidak membandingkan kiri dan kanan. || Px penunjang: Biasakan minta px tu yang lengkap: regio apa, sisi mana, posisi mau apa saja, pakai kontras apa tidak. Interpretasi salah, tidak paham anatomi tulang di ekstremitas bawah. || Dx: Salah total --> tidak bisa menyebutkan nama tulang yang fraktur, penyebutan frakturnya juga kurang lengkap, dx banding salah semua. || Tx: Bidainya masih longgar, latihan lagi cara pasang bidai yang mantap dan benar tanpa mengganggu peredaran darah, jangan cuma asal kepasang bidainya. || Edukasi: Sudah cukup baik. || Profesionalisme: Cuci tangan WHO masih nguwel-uwel tangan tok. Belum mengisi lembar informed consent.
IPM 9 PSIKIATRI px fisik blm ditanyakan, anamnesis ke keluarga cukup lengkap, px status mental teknik pemeriksaannya ada yg blm tepat, dx kerja blm benar dd banding blm benar, koq bs skizofrenia terapi blm benar
Download PDF