Sistem Nilai Ujian OSCE - 22711167

FEEDBACK OSCE SEMESTER 7 TA 2025/2026

04 Februari 2026

22711167

Station Feedback
IPM 1 KARDIOVASKULAR px fisik px leher namun hanya limfonodi (JVP tidak dikerjakan), pemasangan EKG; jangan lupa minta melepas logam dan dibersihkan area yang akan ditempeli elektrode, interpretasi hasil EKG: masih kurang tepat ya klo atrial fibrilasi, 2 usulan penunjang hanya 1 yang betul , dx : masih masih belum tepat ya klo CHF ya, dd betul 1, tx belum sempat terapi habis waktu prof : bagus sudah pertimbangkan pemasangan O2 ya,
IPM 10 GASTROINTESTINAL Usulkan pemeriksaan lengkap ya, mulai dari KU VS dkk, jangan hanya abdomen dan RT, diagnosis sudah sesuai, NGT:IC cukup lengkap. namun perhatikan apa saja yang perlu ditulis ya, nama tindakan tidak ditulis di form IC. panjang NGT hanya menyebutkan sampai proc,xiphoideus, mana yg paling tepat? gel nya sebaiknya sepanjang 10 sd 15 cm, minta pasien menunduk setelah terasa di nasofaring ya, belum selesai (belum melakukan pengecekan NGT) edukasinya bisa ditambahkan rencana selanjutnya
IPM 11 SISTEM ENDOKRIN, METABOLIK DAN NUTRISI Ax : cukup baik. Px : Px antropometri kalau diawal lupa/terlewat kan bisa nanti setelah pemeriksaan fisik yg lain setelah dari bed mba, biar pasiennya ga bolak balik, perhatikan kenyamanan pasiennya jg yaa:). Lingkar perutnya perlu diperiksa atau tidak mba?.
IPM 12 REPRODUKSI AX : belum menggali riw pengobtan pada pasien ya lain lain ok PX FISIK : antropometri tidak normal ya dek tapi dek jihan bilang normal, belum bilang UK, pemeriksaan obstetri tidak lengkap interpretasinya PX PENUNJANG : baik mampu mengusulkan 2 px penunjang DX dan DD : Dx Ok DD Ok RASIONALISASI : OK dek tapi patogenesis kurang lengkap ya KOMUNIKASI : Ok PROFESIONALISME : Ok belajar lagi cara interpretasi pemeriksaan fisiknya ya dek
IPM 2 SISTEM RESPIRASI Perbaiki cara melakukan anamnesis, buat pertanyaan yang mudah dipahami pasien ya mba, dengan bahasa pasien. Tidak menginterpretasikan hasil pemeriksaan fisik.
IPM 3 INDERA - MATA Ax: oke. Px fisik: oke. Dx: oke. Tx: semua diberikan dalam bentuk injeksi ya mbak
IPM 4 HEMATOINFEKSI Ax: sebenarnya lengkap, hanya saja sepertinya bagian2 penting kurang terhigh-light (nampak dari yg dicroscek tdk mengarah pada data penting). PF: kurang sistematis; tanda2 patognomonis yg mengarahkan ke Hepatitis A, D dengue, Anemia hemolitik. CBC, fungsi hepar (SGOT/SGPT), serologi HAV. Sebenarnya ada DD anemia hemolitik, apakah tdk sebaiknya mengusulkan PP yg mungkin dapat menegakkan/menyingkirkan DD tsb? Selesai PF, sebaiknya sampaikan pasien bhw sdh selese, minta pasien merapikan kembali pakaian, dan kembali ke tempat duduk (jangan ditinggalkan begitu saja dengan baju yg masih terbuka).
IPM 5 GINJAL DAN SALURAN KEMIH ax rpd terkait faktor risiko belum tergali, anamnesisnya terlalu lama ya. px tekanan darah pasang mansetnya yang benar ya. px konjunctiva tidak cukup hanay dilihat saja. palpasi abdomen perlu juga palpasi organ. RT: palpasi dulu perianal. px penunjang: ok, dx ok, tx obat causatif kurang dosis dan lama pemebriannya.
IPM 6 SISTEM INTEGUMENTUM Px UKK belum dilakukan palpasi. Deksripsi UKK kurang lengkap. Mosok scrapping test utk px gram? diagnosis kurang tepat kalau hanya scabies. terapi salah kalau albendazole. edukasi kurang tepat.
IPM 7 SARAF anamnesis masih banyak kurang, untuk ax anak tidak menggali riwayat2 lain. px fisik generalis tidak lengkap dan krg sesuai dengan keluhan yg tergali dianamnesis sehingga dx hanya dx klinis yang disampaikan, tidak ada dx kausatif. pemfis neurologis memeriksa sensibilitas--> usia 2 tahun dan post kejang, apakah memungkinkan diperiksa sensibilitas?? periksa tanda vital anak bisa jadi tidak sama persis dengan dewasa, pelajari dengan baik. px tanda rangsang meningeal dan kaku kuduk pasien masih pakai bantal. dx tidak lengkap dan DD tidak tepat. terapi tidak tepat dosis dan cara pemberian. rasionalisasi tidak menuliskan dan tidak mencantumkan di sistem. manajemen waktu saat ujian harus diperhatikan lagi, dan pastikan submit di sistem--> sudah ditanyakan penguji untuk submit katanya sudah, ternyata belum. lebih teliti mengisi di sistem
IPM 8 MUSKULOSKELETAL px lokalis belum lengkap,, diagnosis kurang lege artis, memakai bhs indoinesia, usahakan menggunakan bahasamedis/latin, teknik anestesi belum lege artis,jarum hanya masuk kurang dari 1cm di ujung luka, padahal yngakan di tusuk tepi lukamemanjang, anda juga tdk melakukan debridemen tajam sesuai jenis luka,
IPM 9 PSIKIATRI Pasien ini tidak tepat jika diberikan Sertralin karena bukan fase depresi. Belum sempat edukasi banyak waktu habis. Anamnesis dan px status mental sudah lengkap
Download PDF