FEEDBACK OSCE SEMESTER 7 TA 2025/2026
04 Februari 202622711054
| Station | Feedback |
|---|---|
| IPM 1 KARDIOVASKULAR | Pemeriksaan Fisik: JVP belum disebutkan. Pemeriksaan Penunjang: Lead prekordial peletakan warna terbalik. Lead extrimitas terbalik. Belum dapat menginterpretasikan hasil EKG. Belajar lagi ya, dihafalkan lagi. Diagnosis: Tidak tepat, tidak ada keluhan nyeri dada. Tatalaksana Farmakologi: Tidak tepat. Komunikasi: Sudah cukup baik tapi belum menyebutkan bahwa harus konsul atau rujuk untuk tatalaksana lanjutan ke spesialis. Time management diperbaiki ya, bisa lebih rileks lagi. |
| IPM 10 GASTROINTESTINAL | diagnos osa kurang, pilihan infus set kurang tepat, perhitungan cairan kurang tepat, edukasi belum |
| IPM 11 SISTEM ENDOKRIN, METABOLIK DAN NUTRISI | Ax: RPS RPD RPO tergali, namun masih sedikit loncat-loncat, RPK oke, kebiasaan belum tergali|Px: GCS oke bagus, lain lain oke |DxDD: Dx utama tepat good, DD masih salah pelajari lagi cara menentukan DD |Tx: nama benar, tapi sediaan dosis follup masih kurang tepat|K&P: tentu ini kondisi gadar yaa, butuh rawat inap dulu konsulkan dengan SpPD |
| IPM 12 REPRODUKSI | Ax: sudah baik; Px Fisik: terkait anemia ok, terkait Umur Kehamilan 31 minggu salah, interpretasi obstetri ok; Px penunjang: sudah meminta lab dengan benar 1 pemeriksaan; Dx: diagnosis kerja kurang lengkap; Rasionalisasi: Anamnesis ok, Px Fisik ok, Px penunjang tidak lengkap, patogenesis sesuai. |
| IPM 2 SISTEM RESPIRASI | Anamnesis: perlu lebih detail dalam mencari data dalam anamnesis. Pemeriksaan fisik: data yang diinterpretasikan harus lengkap dari semua data yang ada, yang memang mengalami gangguan/kelainan. Pemeriksaan penunjang: data pemeriksaan yang diusulkan belum semua ada hasilnya. Diagnosis: perlu dibaca perintah soal. data klinis yang didaptkan dapat digunakan untuk melakukan rasionalisasi diagnosis yang ditanyakan, sehingga seluruh data sebaiknya diingat dan ditulis dengan baik. selain juga dasar patogenesis yang dituliskan. |
| IPM 3 INDERA - MATA | Ax : hanya sebagian kecil yang belum tergali (skala nyeri, riw alergi, autoimun), px fisik visus : secara umum sudah ok ,px segemn ant sudah ok namun untuk pemeriksaan di palpebra atau konjungtiva juga perlu dinilai ada sekret atau tidak, tidak melakukan px tetes epinefrin/fenilefrin, dx kurang tepat ya klo dry eyes (untuk menilai dry eyes harus melakukan px produksi air mata ya) jadi yang tepat dxnya apa? dd oke, tx ok prof: saat melalukan px segmen ant jika tidak menilai sebaiknya senter tidak perlu dinyalakan ke arah mata terus menerus. |
| IPM 4 HEMATOINFEKSI | Ax cukup baik. Px fisik baik. DD DHF blm tepat ya, lainnya ok. Penunjang OK. Rasionalisasi CBC ada yg kurang tepat ya (lekuositosis, hmt meningkat) |
| IPM 5 GINJAL DAN SALURAN KEMIH | Ax: oke, RPS tergali baik, informasi FR keluhan saat ini tergali dengan baik. //PxFisik: oke, urut runtut dan relevan, bisa tambhakan ketok ginjal ya //Penunjang: oke, hampir lupa. //Dx/dd: dx benar, dd benar. //Tx: sudah menyampaikan tx dengan benar tetapi belum ditulis lengkap. |
| IPM 6 SISTEM INTEGUMENTUM | Alloanamnesis : sudah menanyakan frekuensi ganti popok (seringkali hal ini dilupakan) good, lain -lain cukup lengkap. | pemeriksaan dan deskripsi : belum pakai senter, lup, dan belum palpasi (ingat untuk perhatikan alat-alat sekitar ya dek), dekskripsi cukup | pemeriksaan penunjang : pemilihan ok, deskripsi tidak tepat sehingga mempengaruhi dx utama | dx dan dd : dx utama tidak tepat, dd1 masih boleh, dd 2 tidak tepat. |Tx dan penulisan resep : terapi masih kurang ideal untuk bayi, masih bisa ditambah terapi simtomatiknya| Edukasi : sudah baik. Pada beberapa aspek sudah baik, berikutnya bisa lebih belajar lagi. Semangatt |
| IPM 7 SARAF | 1. Anamnesis: hampir aja ya lupa tergali di anamnesis kaki pasien tertusuk besi berkarat. riwayat imunisasi? riwayat stroke? 2. Pemeriksaan: GCS oke, px fisik apakah ada trismus? risus sardonicus? kaku leher rom terbatas? pengembangan dada dan abdomen kaku? px neurologis meningeal sign?. 3. Diagnosis: oke tetanus, derajat berapa? 4. Tatalaksana: oke dikasih antitetanus tapi dosisnya masih belum tepat ya. oke dikasih diazepam dosis tepat, bagaimana antibiotik? |
| IPM 8 MUSKULOSKELETAL | Baik, memahami konsep kasus denga baik.. |
| IPM 9 PSIKIATRI | Anamnesis: empati perlu dibangun dan dilatih lagi ya dek, contoh saat pasien menceritakan meninggal ibunya, seharusnya dibangun lagi empati seharusnnya bagaimana ya dek. Latih terus ya. Alhamdulillah yang cerita tentang bapaknya sudha mulai empati. Anamnesis sudah cukup lengkap dan mengarah, bisa menggali pencetus juga. Px. status mental sudah baik. Good. Diagnosis kerja: sudah baik. Diagnosis banding baru betul satu yaa dek. Ada yang lebih mendekati ya daripada skizoafektif. Lebih teltii lagi yaa. Tatalaksana: pilihan obat oke, sediaan oke,dosis oke, tapi cara pemberian, minumnya berapa kali kurang tepat yaa dek hati hati ini kan baru mau awal terapi, pelajari lagi ya. Edukasi cukup baik, hanya perlu tingkatkan empatinya, dana manajemen waktunya agar edukasi tidka terburu2 yaa. Tingkatkan,semangat belajarnya dek. |