FEEDBACK OSCE SEMESTER 5 TA 2025/2026
31 Januari 202623711210
| Station | Feedback |
|---|---|
| STATION IPM 8 NEURO 2 | Ax: Ini kenapa malah dokternya yang tanya kira-kira nyerinya kenapa ke pasien... Kurang menggali faktor yang memperberat/meringankan keluhan dan riwayat kebiasaan/sosial pasien. || Px fisik: Belum periksa status lokalis punggung bawah. Belum paham konsep "px motorik" --> px Laseque tujuaannya untuk provokasi nyeri kok Anda ubah-ubah sendiri untuk dijadikan px motorik tu gimana... Belum paham konsep "2 ekstrim" pada px sensoris --> prosedur px-nya jadi nggak jelas tujuaannya apa, yang dinilai apa, tidak tanya juga kiri vs kanan rasanya sama atau tidak. Cara memegang hammer refleks masih seperti tukang kayu, bukan dokter. Tidak mencari perluasan saat px refleks fisiologis --> besok itu kan tendon pasien Anda itu nggak punya mulut seperti penguji untuk memberitahu Anda ini +1/+2/+3 dll, lha trus gimana taunya itu dia ada peningkatan refleks kalau tidak cari perluasan??? || Dx: HNP itu HARUS DISEBUTKAN LOKASINYA DI MANA, karena predileksi bisa di servikal ataupun lumbal. Dx banding salah semua. Profesionalisme: Kurang memperhatikan keamanan pasien --> tidak mencobakan stimulus tajam ke diri pasien dulu sebelum digunakan untuk periksa ke pasien. Kurang memperhatikan kenyamanan pasien --> pasien nyeri boyok, sudah nggak nyaman berjalan, kenapa sih harus dipaksakan pindah dari bed ke meja pemeriksaan untuk anamnesis + kenapa tidak pemeriksa saja yang mendatangi pasien??? + mengulang-ulang px yang membuat pasien tidak nyaman karena mahasiswa masih tidak kompeten dalam melakukan px fisik dengan teknik yang benar. |
| STATION IPM 1 MLBM | px lokalis kurang lengkaP, juga tidak mengentikan perdrahan, teknik anestesi masih kurang, menggunakan spet 1 cc, tdkmelakukan debridemen tajam, teknik jahit sudah sesuai, hanya kurang rapi, jarak tusukan dan tepi luka terlalu dekat. edukasi kurang |
| STATION IPM 2 MUSKULOSKELETAL | anamnesis tidak lengkap (keluhan utama masih perlu digali lagi ya bgmn riwayatnya?yg memperberta memperingan?sdh diobati?apakah ada faktor resiko?), pemeriksaan fisik inspeksi sudah baik, knp pemeriksaan lokalis hanya dilakukan inspeksisaja?apakah palpasi dan pemeriksaan gerakan pasien tidak diperlukan?,tidak melakukan pmx KU dan kesadaran,tanda vital dan antropometri jg blm dilakukan, pemeriksaan penujang sudah meminta 2 pemeriksaan yang tepat hanya interpretasi xray kurang tepat,dx tidak tepat (menyebutkan fraktur fibula dengan komplikasi infeksi bakteri DD ULKUS DIABETIKUM DAN trauma tibia) |
| STATION IPM 3 INTEGUMENTUM | Anamnesis belum lengkap, perlu ditanyakan perjalanan penyakitnya dan proses penyebaran plentingnya. Teknik pemeriksaan fisik belum tepat, tidak menggunakan alat yang tersedia. Palpasi dengan sarung tangan harusnya dilakukan. Deskripsi UKK belum lengkap. Diagnosis benar, DD belum tepat. Dosis dan cara pemberian obat belum tepat, harusnya timbang BB anak untuk menghitung dosis dengan tepat. Edukasi cukup. |
| STATION IPM 4 GASTRO-AKUT ABDOMEN | Px fisik: pemeriksaan sudah kengkap dan sistematis, teknik perkusi dilatih lagi ya (ayunan ketukan seharusnya di pergelangan), sebaiknya kasus ini di cek Rectal Toucher.; Px Lab: permintaan sudah benar 2, interpretasi foto kurang tepat.; Dx: Dx kerja bisa di lengkapi etiologinya, diagnosis banding sudah ok |
| STATION IPM 5 ENDOKRIN | anamnesis sudah relevan menggali faktor risiko, mengusulkan baru 2 penunjang yang tepat, lainnya tebak2 (tiroid, EKG, jadi kamu mengarah ke apa Dik?), diagnosis ok, farmakoterapi sebagian besar sudh tepat, edukasi komunikasi ok, |
| STATION IPM 6 NUTRISI DAN SISTEM DIGESTI | AX : belum menggali gejala dehidrasi pada pasien ya dek DX : Ok lengkap TX NONFARMAKO : kurang tepat ya dek bukan untuk nutrisi ya tapi untuk bilas lambung terlebih dahulu yaa karena kondisi pasien masih bisa dilakukan bilas lambung ya kan intoksikasi pasiennya KOMUNIKASI : Ok PROFESIONALISME : semangat belajar selalu ya dek |
| STATION IPM 7 NEUROLOGI 1 | Ketika menanyakan keluhan penyerta harus spesifik ya, jangan malah pasien tanya " keluhan seperti apa ya dok"., untuk informasi yang digali cukup lengkap, dibedakan pemeriksaan fisik umum dan neurologis yaa dek, jangan langsung menanyakan hasil pemeriksaan motorik. tidak ada rangsang tepuk ya dek. E2V2M4, pasien tidak merespon saat disuruh mengangkat tangan, berarti periksa motoriknya gmn ? refleks patela jangan lupa celana disingsingkan ya, refleks patologis ekstremitas atas blm diperiksa ya, pasien tidak sadar hampir diperiksa sensoriknya. dx stroke hemoragik karena hiperrefleks (?), dd perdarahan trauma kepala. Semangat belaajr yaa dek.. |
| STATION IPM 9 PSIKIATRI | ax baik cmn bahasa yg dipilih mohon disesuaikan, px status mental sebagian blm benar, dx cukup dan tx cukup |