FEEDBACK OSCE SEMESTER 5 TA 2025/2026
31 Januari 202623711154
| Station | Feedback |
|---|---|
| STATION IPM 8 NEURO 2 | AX: sudah menayakan Ku, riwayat pengobatan, onset, RPD serupa namun belum mengali RPD yang mungkin jadi FR, FR sudah dugali namun belum mendalam termasuk keluhan lain dan RPD yang mungkin menjadi FR. PF= jangan lupa cuci tangan dulu sebelum periksa pasien, belum menenyakan pemeriksaan umum dangeneralis, FR= sudah dilakukan, RP sudah dilakukan ( ekstremnitas bawah saja), sensori sudah dilakukan (lebih baik sesuai dermaton dan jarak ekstrim), untuk pemeriksaan lidah perhatikan bagian yang diperiksa ya karena ada pemagian persarafan di lidah. N VII= sudah dilakukan, kekuatan otot tidak diperiksa (sebaiknya di periksa ya), pemeriksaan neurologis lain tidak dilakuakna. DX: BP, DD :Parkinson. DD kurang sesuai dengan hasil ax, px fisik dan kondisi pasien. Komunikasi: bisa lebih ditingkatkan baik verbal dan norverbal, mungkin bisa minta ijin alasan menggunakan tangan kiri dan meminta pasien mengubah posisinya, ( minta ijin seperti" pak tolong putar posisinya ya karena saya harus periksa dari sebelah kiri pasien, terimaksih) sehingga pasien dan pemeriksa lebih nyaman, jangan lupa cuci tangan juga ya ^-^-- |
| STATION IPM 1 MLBM | kontrol perdarahan sudah dilakukan hanya utk kontrol perdarahan bisa dilakukan oleh dokter ya jangan pasiennya, penilaian luka kurang lengkap (palpasiapa lg yg diperlukan?ap sudah bisa dipastikan bahwa luka di jaringan lunak saja?),tidak menilai gerakan pasien (adakah ketrerbatasan gerak?), kurang memperhatikan prinsip sterilitas (hati2 saat hecting lengan jangan diletakkan di duk steril ya krn tidak steril), tidak menutup luka dengan kassa dan plester,edukasi sudah baik |
| STATION IPM 2 MUSKULOSKELETAL | ax kurang detil terkait faktor resiko kasus, px fisik tidak memeriksa antropometri, lainnya secara umum sudah sesuai |
| STATION IPM 3 INTEGUMENTUM | Anamnesis : belum menggali riwayat alergi/atopi pada pasien. Pemeriksaan Fisik : belum palpasi pasien yaa, belum pakai handscoon. Deskripsi UKK : UKk primer bukan vesikel yaa, tapi papul. UKK sekunder : itu bukan krusta tapi ekskoriasi. Diagnosis kerja : scabies. Diagnosis banding : impetigo bulosa dan ektima jauh ya buat dijadiin dd, karena UKK primernya jauh banget dengan scabies. farmakoterapi : obat sudah betul, tapi dosisnya salah, bukan 2x sehari. Coba dicek lagi yaa cara penggunaan permethrin bagaimana. Sudah betul dioles ke seluruh badan, tapi signanya tidak tepat. edukasi : penggunaan obat edukasinya belum tepat karena dosisnya tidak tepat. Upaya preventif sudah disampaikan lengkap. |
| STATION IPM 4 GASTRO-AKUT ABDOMEN | px abdomen generalis ok sudah sistematis, lege artis, teknik px abdomen khusus cukup baik tapi bisa dipilih yg lebih mengarah ke kasus, px RT sudah baik, tekniknya ok, &yg dilaporkan sudah ok, penunjang sudah memilih 2 yg tepat dan interpretasinya, dx dan dd blm tepat, komunikasi profesionalisme ok |
| STATION IPM 5 ENDOKRIN | Ax: sudah baik, sudah mengarah pada diagnosa dengan tepat; Px: sipp sesuai dengan arah anemnesanya ; Px Penunjang: lumayan dapat 3 pemeriksaan dan interpretasi benar; Dx: kurang tepat, pelajari perbedaan kondisi hipergilkemia.; Tx: insulin: pelajari kembali jenis dan dosis insulinnya ya. Coba pikirkan berapa kebutuhan cairan pasien ini? dan ingat pasien juga demam. |
| STATION IPM 6 NUTRISI DAN SISTEM DIGESTI | ax nya kurang lenngkap Rahmi, keluhan2 terkait keluhan utama tidak tergali, karakteristik nyeri juga tidak digali utk membedakan kemungkinan lokasi/sumber perdarahan dari organ yg mana? pasien ini bukan tukak lambung ya. saat insersi ngt pasien diminta menelan ya, jangan diam aja. |
| STATION IPM 7 NEUROLOGI 1 | Ax: Tidak menggali riwayat infeksi ekstrakranial yang mungkin menjadi port-de-entry ke otak. || Px fisik: Px refleks fisiologis masih belum mencari perluasan refleks. Posisi tangan saat px Hoffman-Tromner masih salah --> tidak melakukan dorsofleksi wrist joint. Posisi lengan pasien saat px refleks brachioradialis salah --> seharusnya semi-fleksi. Px sensoris SALAH TOTAL --> tidak memperkenalkan sensasi yang akan diperiksakan, prinsip "2 ekstrim"-nya nggak jalan, pertanyaannya juga nggak lengkap (hanya "terasa apa tidak?" tanpa membandingkan sensasi di "2 ekstrim"). || Dx banding: Salah semua --> yang Anda sebutkan tadi itu DIAGNOSIS KLINIS, sedangkan YANG ADA DX BANDINGNYA ADALAH DIAGNOSIS ETIOLOGIS. || Profesionalisme: Secara umum, sangat kelihatan clinical reasoning-nya belum jalan, terlihat dari penggalian riwayat penyakit dan pemilihan pemeriksaan yang masih amburadul. |
| STATION IPM 9 PSIKIATRI | anamnesis sdh menggali KU, rps, rpd,kebiasaan, rpk, px status mental interpretasi sebagian blm benar, dx benar dan tx blm benar |