Sistem Nilai Ujian OSCE - 23711149

FEEDBACK OSCE SEMESTER 5 TA 2025/2026

31 Januari 2026

23711149

Station Feedback
STATION IPM 1 MLBM untuk menghentikan perdarahan tidak perlu diguyur dengan Nacl dulu ya langsung saja lakukan penghentian perdarahan,cara menghentikan perdarahan bagaimana yg tepat?apa hanya menutup dengan kassa saja dan pasien yg diminta menekan?cara melakukan anestesi tidak tepat (kenapa setelah di aspirasi baru di dorong?apa guna aspirasi?)penguncian simpul kurang tepat (benang yang disisakan jangan terlalu panjang supaya mudah mengunci dan jahitan kencang),penutupan luka tidak tepat (apa benar luka ditutup dengan kassa baru diberikan sofratule?apa guna sofratule?,
STATION IPM 2 MUSKULOSKELETAL Ax sebaiknya sistematis, menanyakan detil faktor resiko kasus, px fisik tdk memeriksa antropometri, mohonpelajari anatomi regio. dx sudah sesuai, edukasi kurang sesuaikasus, terutama pencegaahannya.
STATION IPM 3 INTEGUMENTUM Anamnesis: ga perkenalan dulu, pasien belum disapa ujug2 nanya siapa namanya. "Temen2nya jorok ya pak?" -> pemilihan katanya ofensif dan judgemental banget dek, diperbaiki lagi ya cara komunikasi ke pasiennya. Ngomongnya jangan kecepetan ya, jaga kontak mata sama pasien juga. Kesannya jadi ga profesional dan ketus. Tolong pikirkan kenyamanan pasien juga. Anamnesis : Pemeriksaan fisik : lesi menyebar? lesi apa? UKK primer belum disebutkan. Lokasi disebutkan di akhir, harusnya di awal. Lokasi - UKK primer - UKK sekunder. urutannya at least kaya gitu ya. Diagnosis : kerja = OK. Dx banding : DKI OK, DKA OK. Edukasi : penggunaan obat salah. Harusnya oles seluruh tubuh kecuali wajah, bukan hanya area yang gatel aja, belum minta ke pasien supaya temen-temen pasien berobat juga. Terapi : Pilihan obat OK, dosisnya kegedean. Permethrin dikasihnya malam aja. Bukan 3 dd I, tapi hanya hari pertama dan hari ke 7.
STATION IPM 4 GASTRO-AKUT ABDOMEN px abdomen generalis ok sudah lege artis, teknik px abdomen generalis & khusus cukup baik, px RT sudah baik, tekniknya ok, yg dilaporkan sudah ok, dx utama sudah ok & dd sudah betul, komunikasi edukasi & profesionalisme ok
STATION IPM 5 ENDOKRIN Ax: masih kurang mengarah pada diagnosa, sehingga bingung pemeriksaan fisiknya; Px: sebaiknya memang diselesaikan dulu anamnesa lengkapnya, dan coba membuat diagnosa sementara agar lebih mudah memahami pemeriksaannya; Px Penunjang: sipp dapat 5 pemeriksaan; Dx: sudah tepat, ingat anemnesa yang baik bisa sangat membantu menentukan px fisik dan penunjangnya; Tx: insulin: pelajari kembali dosis insulinnya ya. Coba pikirkan berapa kebutuhan cairan pasien ini? dan ingat pasien juga demam.
STATION IPM 6 NUTRISI DAN SISTEM DIGESTI dx kurang lengkap dan kurang teliti, cara ngukur panjang NGT tidak tepat, dan jangan ditempelkan ke kulit pasien. cara masukin selang dan periksa mulut itu jangan kasar-kasar ya, kalau memasang NGT tanpa tutup, sebaiknya pangkal NGT ditutup dulu/klem atau disambungkan dg spuit atau urin bag, supaya mengantisipasi cairan lambung langsung keluar. coba jika menjelaskan/bertanya itu kalimat ditata dengan baik, ndak usah buru2, sikap/perilaku juga harus ditata lebih profesional jangan terkesan grusa-grusu ya
STATION IPM 7 NEUROLOGI 1 Ax: Tidak menggali karakteristik nyeri kepala, apalagi riwayat infeksi ekstrakranial yang mungkin menjadi port-de-entry ke otak. || Px fisik: Cek spasme otot leher kok baru setelah px kaku kuduk ki kepiye, mana masih pakai bantal pula... Kebiasaan tidak membandingkan px di kiri dan kanan (refleks-refleks, kekuatan otot --> sebagian besar hanya dilakukan di 1 sisi). Px fisik hanya didasarkan pada "Indonesia Raya" tanpa mempertimbangkan clinical reasoning. || Dx banding: Penyebutan ME-nya tidak lengkap (seharusnya disebutkan kausanya). || Komunikasi: Cara ngomongnya judgmental banget, nadanya seperti menginterogasi dan cara bertanyanya sering mengambil kesimpulan sendiri sebelum menanyakan informasi ke pasiennya. || Profesionalisme: Grasak-grusuk dalam bekerja, tidak runtut, tidak memperhantikan kenyamanan maupun keamanan pasien (tidak mencobakan sensasi yang BERBAHAYA (tajam) ke tubuh pemeriksa sebelum diperiksakan ke pasien, pasien berkali-kali disuruh bolak-balik duduk dan berbaring untuk melakukan px yang tidak relevan), sibuk bergumam-gumam sendiri. PS-nya sampai komplain. Belum memenuhi standar profesional untuk menjadi seorang dokter, masih seperti mahasiswa main dokter-dokteran.
Download PDF