FEEDBACK OSCE SEMESTER 5 TA 2025/2026
31 Januari 202623711025
| Station | Feedback |
|---|---|
| STATION IPM 8 NEURO 2 | Ax: oke , Px Fisik: Px yg diminta KU, TTV. Px neurologis yg dilakukan: Px sensori, N. VII, reflek fisiologis, px nistagmus, px meningeal sign apakah relevan pada kasus ini? ,N. VIII oke, belum melakukan px keseimbangan. Dx dan dd: oke, Komunikasi dan profesional: lebih hati2 lagi ya Rani, hampir salah memposisikan pasien untuk px Dix-hallpike sehingga pasien kurang nyaman dan dokternya juga bingung. |
| STATION IPM 1 MLBM | Baik, memahami konsep kasus dengan baik.. |
| STATION IPM 2 MUSKULOSKELETAL | Anamnesis : belum tergali adanya riiwayat menopause pada pasien. Pemeriksaan fisik : KU/kesadaran sudah dicek. Jangan berkacak pinggang di depan pasien. Bingung ketika meriksa fisik. Kenapa malah melakukan pemeriksaan provokasi nyeri padahal udah mikir fraktur di awal ya dek?. Pemeriksaan penunjang : penyebutan regio untuk permintaan xray belum tepat ya. Interpretasi : pergeseran caput femur dari sacroiliac joint? Jauh banget dek :"), pelajari lagi anatominya yaa. Diagnosis kerja : osteoporosis. Tidak menyebutkan adanya fraktur. Diagnosis banding : TTS -> jauh banget ya dek ini, secara letak anatomisnya juga. |
| STATION IPM 3 INTEGUMENTUM | Anamnesis: kurang lengkap ya dek, OLDCHART lengkap yaa dek, termasuk riwayat pengobatan atau sudah ada usaha apa yang dilakukan. Kemudian gali betul faktor risikonya dari mana penyakit pasien ini bisa muncul ya dek.Lebih teliti lagi ya. Px.Fisik: kenapa kok pemeriksaan sensorik dek? Ini kasus integumentum yaa dek, lebih hati hati dalam mencermati soal yaa. Jangan lupa untuk melakukan palpasi ya dek pada UKK pasien. Hati hati. Deskripsi UKK: kurang tepat ya dek. Hati hati ya belajar lagi. Justru UKK pentignya belum disebutkan, yang ke arah kasus ini malah belum dideskripsikan. Hati hati ya lebih teliti lagi dalam melihat UKK. Diagnosis: oke. DIagnosis banding: yang 1 sudah benar, 1 lagi belum yaa dek terlalu jauh, coba cari yang lebih mendekati yaa dek. Tatalaksana:pilihan terapi sudha oke, tapi dosis antibiotiknya kurang tepat dek, kurang itu dosisnya, hati hati yaa pelajari algi. Kalau sediaannya sudah betul. sip. Edukasi: kurang tepat yaa dek, faktor risikonya belum dapat jadi edukasinya juga kurang tepat, lebih hati hati ya. Semangat belajar yaa dek. |
| STATION IPM 4 GASTRO-AKUT ABDOMEN | sambung rasa itu penting, inspeksi mosok cuma lihat distensi doang to, kan liat juga yg terkait dengan keluhan pasien, koq malah periksa provokasi nyeri Zahrani, batu di colon jadinya dxnya colesistitis dd coledoksisitis, dan appendisitis, dibaca ya feedback ini terus belajar, apa iya begini diagnosisnya |
| STATION IPM 5 ENDOKRIN | Anamnesis belum lengkap, belum mengerucut ke kasus, belum menggali terkait trias penyakitnya, kebiasaan nutrisi terkait kasus dan kepatuhan berobat, pemeriksaan penunjang kurang 2, diagnosis belum tepat, terapi belum sesuai kasus, edukasi belum optimal karena tidak sesuai dengan diagnosis kasus |
| STATION IPM 6 NUTRISI DAN SISTEM DIGESTI | Anamnesis: Belum lengkap, Gali lebih detail terkait karakteristiknya, keluhan lain yang relevan ya dek; Diagnosis: awal sudah baik tapi pneyebab belum lengkap. kondisi apa yang bisa menyebabkan diagnosis utama dek? Pelajari lagi yak; Tx nonfarmako: Sudah melakukan dengan baik, Good Job! |
| STATION IPM 7 NEUROLOGI 1 | Anamnesis : Sudah baik tapi belum menggali RPK dan pola hidup | Px fisik : belum tanya TTV dan antropometri.. NC V belom, NC Lain yg relevan juga diperiksa ya Meningeal sign ok, sensorik sudah baik : kekuatan otot : sudah baik, refleks patologis ok, refleks fisiologis kedua sisi di semua ekstremitas ya| Dx : koreksi lg ya | gapapa kamu nanti latihan lagi ya.. tapi kamu udah berusaha kok |
| STATION IPM 9 PSIKIATRI | Anamnesis: OLDCHART sudah ditanyakan tapi masih sangat superfisial. RPD belum ditanyakan. RPK belum ditanyakan. FR dan psikososial sudah ditanyakan. Stressor dan pemicu sudah ditanyakan. Anamnesis sistem sudah ditanyakan ; Px fisik: TTV = belum ditanyakan. Antropometri = belum ditanyakan. Status generalis = belum ditanyakan, pelajari lagi pentingnya clinical reasoning dari status generalis ya. Status Psikiatri = sudah dilaporkan, halusinasi itu tidak masuk ke proses pikir ya, pelajari lagi poin2 pemeriksaan simtomatologi psikiatrinya; Diagnosis: Dx kerja tepat, DD tepat ; Tx: Pilihan obat sudah tepat, dosisnya sudah tepat ; Professionalisme: Empati bisa ditingkatkan lagi ya, jadi lakukan sambung rasa dengan baik. Berhati2 dalam memilih kata, diksi "bunuh diri" dan "depresi" itu penuh dengan stigma dan masih ada banyak pilihan kata lain yang bisa digunakan untuk menanyakan data tsb. |