FEEDBACK OSCE SEMESTER 1 TA 2025/2026
22 Januari 202625711217
| Station | Feedback |
|---|---|
| STATION PEMERIKSAAN LAPANG PANDANG, OTOT EKSTRAOKU | TIO lunak? mata ditutup? dibandingkan kanan dengan kiri? harusnya dibandingkan dengan pemeriksa, lakukan px dengan lege artis dr awal dengan duduk ya, posisikan obyek saat px lapang pandang dengan tegak lurus thdp garus aksis khayal yang kamu periksa, jika sdh terlihat dr luar harusnya dihentikan, jika dilanjutkan harusnya kamu jelaskan bahw hal tsb untuk mencari skotoma, tdk menayakan adanya kelainan refraksi untuk koreksi saat melakukan px fundus, sdh dikonfirmasi apakah sdh melakukan px ekstraokuler dijwb sdh melakukan dengan menekan mata? itukan TIO dik? kamu blm melakukan px ekstra okuler loh sama sekali |
| STATION PEMERIKSAAN NERVUS CRANIALIS | Lintang sudah berusaha dengan baik. Sebelum memeriksa px n 1 sebaiknya cek patensi jalan nafas ya. Sebelum px n v sensorik sebaiknya dikenalkan sensasinya ke pasien sebelum pemeriksaan dimulai. Pemberian rangsangan itu di 1 cabang n v diselesaikan dulu baru berpindah ke cabang yang lain tidak acak. Px n v motorik akan lebih baik amati juga deviasi rahang. px n x11 sebaiknya inspeksi saat posisi lidaj di dasar mulut. yang dicari bukan peradangan luka ya kl fungsi n 12... |
| STATION PEMERIKSAAN REFLEKS FISIOLOGIS DAN PEMERIK | IC: ok, persiapan px: oke, px brachioradialis: posisi tangan belum tepat, titik yang diketuk salah sehingga hasilnya tidak muncul sama sekali, mencari perluasanya juga belum tepat, cara mengetuknya juga perlu latihan lagi, interpretasi belum sesuai. px: patela: posisi dokter salah jangan bersujud dibawah pasien ya dek, titik yang diketuk salah, cara memukulkan hamernya salah sehingga hasilnya tidak muncul (dikatakan hasilnya +1), Diskriminasi 2 titik: diawal belum mencobakan stimulus ke pasien untuk membedakan dahulu, untuk pemilihan alatnya lebih baik menggunakan paperklip agar tidak terlalu menyakiti pasien (menggunakan ujung jarum pentul), jarak yg diberikan saat 2 titik masih terlalu dekat sehingga pasien salah interpretasi, Komunikasi: ok, profesionalisme: ditingkatkan ya dek |
| STATION PEMERIKSAAN SEGMEN ANTERIOR | Informed consent: OK.| Persiapan: OK.| Px palpebra dan silia: belum periksa lebar rima/fisura palpebra dan gerakan palpebra (ada tidaknya ptosis dan simetris/tidak).| Px konjungtiva dan sklera: OK.| Px kornea: OK.| Px COA, iris, pupil, dan refleks pupil: OK.| Px lensa: belum melakukan dan menyampaikan hasil shadow test positif/negatif (ada tidaknya bayangan iris pada lensa).| Komunikasi: cukup.| Profesionalisme: cukup. Catatan: biasakan membaca soal dengan teliti, kerjakan sesuai soal, jika diminta hanya pemeriksaan segmen anterior saja, berarti tidak perlu sampai dengan pemeriksaan funduskopi. |
| STATION PEMERIKSAAN TROFI, TONUS DAN KEKUATAN OTOT | Posisi pasien saat inspeksi kurang tepat, gerakan pasif pada sendi tidak melakukan pada sendi bahu, hanya siku sampai distal, pemeriksaan kekuatan otot interpretasinya hanya menyebutkan normal, kalau kekuatan itu ada nilainya, harus disebutkan, juga interpretasinya. |
| STATION PEMERIKSAAN VISUS | Baik, kurang cuci tangan saat akan melakukan pemeriksaan ke pasien.. |
| STATION PEMERIKSAAN VITAL SIGN | informed consent sudah dilakukan hanya kurang detail/lengkap. prosedur px vital sign lengkap.interpretasi sesuai. untuk nadi dilengkapi dengan irama ya; teratur/tidak, kuat/tidak.komunikasi cukup baik. jangan lupa cuci tangan paska tindakan ya |
| STATION UNIVERSAL PRECAUTION | persiapan awal kurang lengkap ya belum memastikan kelengkapan alat, tempat sampah medis non medis, dan alat untuk scrubbing. persiapan alat sudah cukup baik, memperhatikan prinsip steril. cuci tangan WHO : lupa tidak lap dengan tissue/handuk. scrubbing, gowning sudah cukup baik. close gloving : tangan keluar dari gown, diperhatikan lagi ya karena memakai prinsip close gloving. pelepasan APD sudah cukup baik. |