FEEDBACK OSCE SEMESTER 1 TA 2025/2026
22 Januari 202625711169
| Station | Feedback |
|---|---|
| STATION PEMERIKSAAN LAPANG PANDANG, OTOT EKSTRAOKU | Informed consent: belum menyampaikan tujuan pemeriksaan.| Persiapan pasien: seharusnya memposisikan pasien duduk berhadapan dengan pemeriksa dengan jarak 1 lengan.| Px lapang pandang: seharusnya duduk berhadapan dengan pemeriksa dengan jarak 1 lengan, tidak terhalang meja, jarak antara objek dan pemeriksa juga pasien harus sama/sejajar, dan minta pasien untuk fokus pada titik tertentu, tidak mengikuti jari.| Px otot ektraokuler: belum menyenteri mata dan mengamati pantulan sinar pada kornea dan melaporkan apakah pantulan terdapat pada tengah pupil, simetris/tidak, posisi bisa duduk berhadapan dengan pemeriksa dan tidak terhalang meja, perhatikan lagi teknik pemeriksaan yang benar.| Px TIO: minta pasien untuk melihat ke bawah, bukan memejamkan mata, untuk hasil normal bisa dibandingkan dengan TIO mata pemeriksa.| Px Segmen Posterior (Refleks Fundus): perhatikan lagi teknik pemeriksaan yang benar, interpretasi/ hasil yang dilaporkan seharusnya: refleks fundus positif/negatif, (yaitu ada tidaknya pantulan cahaya berwarna orange kemerahan pada pupil), saat memeriksa mata kanan gunakan mata kanan, saat memeriksa mata kiri gunakan mata kiri.| Komunikasi: bisa dirtingkatkan lagi kemampuan komunikasi dengan pasien, usahakan menggunakan penjelasan yang jelas dan dapat dipahami pasien.| Profesionalisme:OK. Catatan: instruksi pada pasien hendaknya disampaikan dengan jelas, pastikan pelaporan hasil pemeriksaan sudah sesuai dan benar. |
| STATION PEMERIKSAAN NERVUS CRANIALIS | informed consent: sudah baik; persiapan pasien: sudah baik; Motorik NC V: belum memeriksa deviasi rahang saat pasien membuka mulut; sensoris NC V: belum mengenalkan rangsangan ke pasien (dicobakan ke pasien), membandingkan sisi kanan-kiri seharusnya dengan cabang tregeminal yang sama (misal temporal kanan dengan kiri dulu baru lanjut bawahnya); motorik nc VII: belum inspeksi saat pasien istirahat dan berbicara, belum memeriksa m. platysma;NC XII: belum inspeksi saat lidah di dasar mulut atau diam dan dijulurkan, saat cek pergerakan lidah mulai dengan gerakan pelan hingga cepat. |
| STATION PEMERIKSAAN REFLEKS FISIOLOGIS DAN PEMERIK | IC kurang risiko, Cuci tangan sudah, persiapan baik, trisep : belum muncul, sudah cek perluasan, sudah kedua sisi, pelajari lagi posisi pas menahan lengannya ya. patela : belum manuver jendrassik, belum muncul, sudah cek perluasan, sudah dua sisi, eksteroseptif : sudah mendemostrasikannyeri sudah baik, sudah kanan-kiri, yg dilaporkan tuh lokasi, intensitas dan jenis. |
| STATION PEMERIKSAAN SEGMEN ANTERIOR | Informed consent: oke. Persiapan: kurang lengkap, posisikan duduk pasien dan pemeriksa duduk menyilang jangan lupa agar nyaman semuanya, kamu nggak perlu maju maju begitu badannya. Hati hati ya. Palpebra dan silia: kurang lengkap, belum periksa rima palpebra dan gerakan palpebra. Hati hati ya lebnih teliti lagi. Pas interpretasi dengan penguji di akhir tiba tiba muncul tidak ptosis, padahal kamu tidak periksa dek, hati hati yaa, betul betul diperiksa yaa. Konjugntiva dan sklera: Belum bisa eversi palpebra superior, latihan lagi ya dek, kalau nggak bisa eversi, kamu ajsi sulit menilai normal atau tidak konjungtivanya., Kemudian interpretasinya kurang tepat, kok yang dilaporkan sklera, padahal kan eversi mau lihat konjungtiva dek. Hati hati ya. Kornea: keratoskop placido, caranya belum tepat ya, dilatih lagi, harusnya senter berpindah sesuai mata mana yang diperiksa. Jarak senter ke placido juga terlalu dekat itu dek. Hati hati. Latihan lagi ya. COA: apa yang dinilai? interpretasikan dengan jelas ya, jernih tidaknya, dalam dangkalnya harus jelas ya dek. Iris: tidak hanya warnanya ya dek yang diperiksa. Pupil: oke. Lensa: tidak hanya jernih atau tidaknya dek. Indikasi kataraknya dipastikan dengan pemeriksaan apa? interpretasinya bagaimana? Pelajari lagi yaa dek. Kemudian hindari menggunakan bahasa medis di depan pasien, seperti menjelaskan kornea bapak begini, iris bapak begini, camera oculi anterior bapak begini, itu dihindari ya dek. Pakai bahasa seawam mungkin ya dek agar pasien paham. Menjelaskan bahasa medis hanya boleh di depan penguji atau sesama tenaga medis yaa dek. Hati hati, semangat belajar lagi ya. |
| STATION PEMERIKSAAN TROFI, TONUS DAN KEKUATAN OTOT | Baik.. |
| STATION PEMERIKSAAN VISUS | px mata kanan dan kiri salah, interpretasi terbalik. kenapa visus 1/300 di koreksi dgn pinhole |
| STATION PEMERIKSAAN VITAL SIGN | IC sudah lengkap, persiapan pasien dan alat sudah baik, sudah cuci tangan WHO. 1. Tensi: sudah baik. 2. Suhu tubuh: prosedur pengukuran sudah benar, setelah dipakai termometer dibersihkan ya. 3. Frekuensi nafas: prosedur sudah baik, interpretasi menyebutkan frekuensi, bagaimana irama dan kedalaman nafasnya?. 4. Denyut nadi: prosedur sudah baik, interpretasi nadinya sudah menyebutkan frekuensi, bagaimana dengan kekuatan dan iramanya? |
| STATION UNIVERSAL PRECAUTION | Sebaiknya memastikan kelengkapan alat itu sebelum cuci tangan WHO ya. Persiapan alat : belajar lagi cara buka bungkus gown steril yaa.Initial washing : OK, scrubbing : OK. Gowning : OK. Gloving : bajunya nyangkut jadi kesulitan narik glove sebelah kanannya. Glove kiri belum terpasang dengan benar, waktu habis. |