Sistem Nilai Ujian OSCE - 15711190

FEEDBACK OSCE REMEDIASI 1 SEMESTER 6 AGUSTUS 2018 TA 2017/2018

24 Agustus 2018

15711190

Station Feedback
IPM CARDIOVASKULER tensi dilakukan dg serius ya, jangan pura2, tdk periksa BB TB JVP, edukasi kehabisan waktu, dx tdk lengkap
IPM GASTROINTESTINAL GASTRITIS Anamnesis kurang menggali terapi yang sudah diberikan, adakah penyakit dahulu dengan riwayat pengobatan yang rutin/lama ynag berefek pada lambung, apakah ada faktor risiko tertentu seperti obesitas, merokok. Palpasi lien kenapa kidal. Belum cuci tangan setelah meemriksa pasien. Hepatitis kurang sesuai karena tidak ada demam, ikterik maupun hepatomegali. Ranitidin itu sediannya 150 mg ya Mbak, dan Omeprazol itu 20 mg. Edukasi sebaiknya tidak hanya mengenai terapinya saja, tetapi modifikasi gaya hidup.
IPM GENITOURINARIA saat melakukan RT jgn langsung colok, lakukan inisiasi dengan meletakkan ujung jari telunjuk di arah jam 12 anus, diputer ke arah jam6 baru lakukan colok dubur. Interpretasi RT secara lengkap dari tonus spincter ani sampai prostat. Diagnosis masih kurang tepat, seharusnya Retensi Urin ec Suspek Ca Prostat. Pmeasangan kateter perlu dipelajari lagi, aseptik harus dijaga dan sistematis ya. Komunikasi terhadap pasien perlu dilatih lagi.
IPM KULIT Ax : sdh baik. UKK : makula dengan dsr eritem, tepi terdapat papul kecil dan ada central healing. --> UKK primer sdh tepat, perhatikan lagi UKK nya yaa khasnya lg apa yg bisa dinilai dr UKK nya?. Penunjang : KOH. Interpretasi : terdapat spora dan hifa. Dx : T. corporis. DD : PVC, Psoriasis Rosea. Tx : ketokonazol tab diminumnya 1 kali sehari atau 2 kali sehari ya? --> perbaiki lagi yaa signaturanya :). Lengkapi lg penulisan resepnya, isi nama dokter, tanggal oenulisan resep, tanda penutup resep, pro : nama pasien, usia pasien. Edukasi : sdh cukup baik.
IPM NEUROBEHAVIOR Anamnesis, perlu ditanyakan riwayat pengobatan sebelumnya. Pemeriksaan, lakukan pemeriksaan yang releven dengan kasus ya dik. Pemeriksaan yang tepat hanya test provokasi nyeri. Test sensibiltas dan reflex fisiologis sebaiknya dilakukan. Diagnosis benar. DD tidak tepat. Terapi benar. Edukasi sebaiknya disampaikan terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dan kemungkinan rujukan.
IPM SISTEM RESPIRASI tdk menanyakan r. lingkunngnan dan sosial. pengembangan paru : jempol harusnya saling bertemu di baian medial (vertebrae). penunjang hanya benar menyebutkan penunjang yang dimnta, namun interpretasi hasil penunjang salah. dd salah 1
IPM THT pada anamnesis belum menanyakan riwayat penyakit keluarga,pemeriksaan menggunakan headlamp lurang tepat (posisikan headlamp dengan tepat k mulut pasien saat inspeksi menggunakan spatel,headlamp terbalik),diagnosis kurang lengkap (hanya faringitis saja) ,DD tidak tepat,pemilihan obat tepat 1 jenis (amoxicillin),edukasi ok
Download PDF